Keanggotaan APPI - Bergabunglah dengan Ekosistem Rantai Suplai Migas Indonesia

Keanggotaan APPI - Bergabunglah dengan Ekosistem Rantai Suplai Migas Indonesia

Learn More
Membangun Ekosistem Rantai Suplai Migas Indonesia yang Terintegrasi dan Berdaya Saing

Membangun Ekosistem Rantai Suplai Migas Indonesia yang Terintegrasi dan Berdaya Saing

Learn More
Transformasi Ekosistem Rantai Pasok Hulu Migas yang Adaptif, Efisien, dan Berdaya Saing Global

Transformasi Ekosistem Rantai Pasok Hulu Migas yang Adaptif, Efisien, dan Berdaya Saing Global

kselerasi Integrasi Digital Rantai Suplai Migas Demi Efisiensi Operasional Nasional

kselerasi Integrasi Digital Rantai Suplai Migas Demi Efisiensi Operasional Nasional

Pertamina Patra Niaga
Pertamax Turbo 98 Rp 19.600
Pertamax Green 95 Rp 19.150
Pertamax 92 Rp 15.950
Dexlite Rp 23.700
Pertamina Dex Rp 25.200
Pertamax Turbo 98 Rp 19.600
Pertamax Green 95 Rp 19.150
Pertamax 92 Rp 15.950
Dexlite Rp 23.700
Pertamina Dex Rp 25.200
Pertamax Turbo 98 Rp 19.600
Pertamax Green 95 Rp 19.150
Pertamax 92 Rp 15.950
Dexlite Rp 23.700
Pertamina Dex Rp 25.200
Pertamax Turbo 98 Rp 19.600
Pertamax Green 95 Rp 19.150
Pertamax 92 Rp 15.950
Dexlite Rp 23.700
Pertamina Dex Rp 25.200
TENTANG KAMI

Struktur Kepengurusan APPI

Periode 2024–2028

4Ketua Umum
5Wakil Ketua
10Dewan Pembina Pusat
6Komite Tetap
Bersama Membangun Industri

MEMBERSHIP APPI

Bergabung menjadi anggota APPI dan nikmati berbagai manfaat eksklusif untuk mendukung kolaborasi di industri migas Indonesia.

Membership APPI
Ekosistem Rantai Suplai Migas

Pilih keanggotaan yang sesuai dengan peran Anda

Anggota Biasa

Untuk profesional individu di bidang rantai suplai migas.

Anggota Perusahaan

Untuk KKKS dan vendor mitra industri.

Anggota Kehormatan

Untuk pejabat pemerintah & pakar nasional.

Empat langkah mudah menjadi anggota APPI

1

Registrasi Online

2

Verifikasi Dokumen

3

Aktivasi keanggotaan

4

Update profile lengkap

Jaringan profesional yang terus berkembang

Bersama anggota lintas sektor, APPI memperkuat kolaborasi rantai suplai migas Indonesia.

500+ Anggota Individu
150+ Perusahaan
30+ Institusi Pemerintah

Siap menjadi bagian dari APPI?

Perluas koneksi, akses pengetahuan, dan peluang kolaborasi Anda bersama APPI.

Scan untuk daftar Arahkan kamera HP
Informasi Terkini APPI

Berita & Agenda

Temukan informasi terbaru seputar workshop, forum, dan sertifikasi untuk mendukung pengembangan profesional Anda.

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, APPI Gelar Workshop Pengelolaan Rantai Suplai Industri Migas Workshop
17 Sep 2026

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, APPI Gelar Workshop Pengelolaan Rantai Suplai Industri Migas

JAKARTA – Asosiasi Profesi Pengelolaan Rantai Suplai Migas Indonesia (APPI) menyelenggarakan lokakarya nasional bertajuk "Navigating Volatility: Strategi Transformasi Digital dan Optimalisasi Rantai Suplai Hulu Migas Menuju Target Produksi Nasional" di Jakarta. Kegiatan ini dihadiri ratusan pemangku kepentingan industri minyak dan gas bumi (migas), mulai dari perwakilan regulator, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), penyedia barang dan jasa, hingga akademisi serta praktisi logistik energi. Lokakarya ini menjadi forum strategis dalam merumuskan langkah taktis menghadapi dinamika global yang memengaruhi jalur pasok material operasional migas. Fluktuasi harga energi, disrupsi geopolitik, serta restrukturisasi logistik global menuntut manajemen rantai suplai (supply chain management) hulu migas untuk bertransformasi menjadi lebih adaptif, efisien, dan transparan. Ketua APPI dalam pidato pembukanya menegaskan bahwa keberhasilan operasi eksplorasi dan eksploitasi migas sangat bergantung pada ketepatan waktu pengadaan serta keandalan logistik. Terlebih lagi, industri migas nasional tengah berupaya keras merealisasikan target jangka panjang produksi minyak bumi sebesar satu juta barel per hari (bopd) dan gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd). "Rantai suplai bukan sekadar aktivitas belanja barang dan jasa penunjang, melainkan tulang punggung operasional migas. Keterlambatan distribusi material teknis, seperti pipa selubung atau komponen kompresor, dapat menghentikan aktivitas pengeboran dan melipatgandakan biaya operasi. Melalui workshop ini, APPI mendorong standardisasi kompetensi serta adopsi integrasi rantai suplai terpadu antarpelaku industri," jelasnya. Workshop berlangsung selama dua hari dengan membedah sejumlah pilar utama pengelolaan rantai pasok modern: Digitalisasi Pengadaan dan Manajemen Aset Peserta mendiskusikan integrasi sistem pengadaan terpadu, pemanfaatan analitika data untuk prediksi kebutuhan material, serta otomatisasi pergudangan (smart warehousing). Langkah ini terbukti mampu memangkas siklus pengadaan (lead time) secara signifikan dan menekan penumpukan inventaris tak bergerak.Kepatuhan Regulasi dan Optimalisasi TKDN Sesi ini mengupas implementasi pedoman tata kerja pengelolaan rantai suplai terkini, termasuk upaya memaksimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Penguatan kapasitas produsen dan penyedia jasa domestik menjadi fokus agar ketergantungan pada rantai pasok impor dapat ditekan tanpa mengorbankan standar mutu maupun keselamatan kerja.Mitigasi Risiko Logistik Lapangan Lepas Pantai dan Terpencil Narasumber memaparkan studi kasus penanganan tantangan transportasi material ke area operasi hulu yang memiliki risiko geografis tinggi, baik di laut dalam (deepwater) maupun wilayah timur Indonesia. Kolaborasi antarkontraktor dalam berbagi fasilitas logistik (resource sharing) diapresiasi sebagai solusi efisiensi anggaran.Penguatan Standar Kompetensi Profesi APPI menyoroti pentingnya sertifikasi profesi terakreditasi bagi personel pengadaan migas. Standar kompetensi kerja yang jelas dinilai krusial guna memastikan integritas tata kelola serta kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance.Perwakilan regulator yang hadir turut mengapresiasi inisiatif APPI dalam menyatukan visi para praktisi pengadaan dan logistik. Kerja sama multipihak antara pemerintah, KKKS, dan mitra penyedia jasa dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga iklim investasi migas tetap kompetitif di tengah era transisi energi. Sebagai tindak lanjut dari lokakarya ini, APPI menyepakati pembentukan kelompok kerja (working group) yang bertugas menyusun buku putih panduan mitigasi risiko rantai pasok migas. Dokumen rekomendasi teknis tersebut nantinya akan diserahkan kepada instansi terkait sebagai masukan kebijakan perbaikan tata kelola logistik energi nasional ke depan.
Baca Selengkapnya
APPI Gelar Forum Rantai Suplai Migas Nasional dan Uji Sertifikasi Profesi Pengadaan Sertifikasi
01 Sep 2026

APPI Gelar Forum Rantai Suplai Migas Nasional dan Uji Sertifikasi Profesi Pengadaan

JAKARTA – Asosiasi Profesi Pengelolaan Rantai Suplai Migas Indonesia (APPI) menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk "National Oil & Gas Supply Chain Executive Forum & Professional Certification Program" di Jakarta. Kegiatan ini menggabungkan sesi diskusi kebijakan strategis tingkat tinggi dengan program uji kompetensi sertifikasi profesi bagi ratusan praktisi logistik dan pengadaan barang/jasa dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) serta perusahaan penunjang migas nasional. Kegiatan dibuka dengan forum pleno yang membedah dinamika rantai suplai energi terkini. Mengingat volatilitas pasar global, restrukturisasi rute pengapalan internasional, serta target produksi nasional 1 juta barel minyak per hari (bopd) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (bscfd), pengelolaan pengadaan hulu migas dituntut bertransformasi dari sekadar fungsi administratif menjadi fungsi strategis bisnis. Ketua APPI dalam sambutan pembukanya menyatakan bahwa forum ini dirancang untuk menjawab kesenjangan antara kebijakan regulasi dengan realitas operasional di lapangan, sekaligus memperkuat standarisasi kapabilitas sumber daya manusia melalui sertifikasi resmi. "Tantangan rantai suplai saat ini bukan hanya soal efisiensi biaya, melainkan keandalan dan kepatuhan. Ketidaktepatan perencanaan pengadaan suku cadang kritis atau keterlambatan logistik ke anjungan lepas pantai berdampak langsung pada terhentinya produksi. Melalui perpaduan forum diskusi dan uji sertifikasi profesi terstruktur ini, APPI memastikan para praktisi memiliki kapabilitas teknis yang teruji, berintegritas, serta patuh pada tata kelola yang bersih," ungkapnya. Rangkaian kegiatan ini terbagi ke dalam dua pilar utama selama tiga hari pelaksanaan: 1. Sesi Executive Forum (Diskusi Panel & Bedah Regulasi) Harmonisasi Regulasi dan Pedoman Tata Kerja (PTK 007): Mengulas penyelarasan tata kelola pengadaan KKKS terhadap regulasi pengawasan hulu migas guna mempercepat proses tender tanpa melanggar kepatuhan hukum.Optimalisasi TKDN dan Pembinaan Pabrikan Domestik: Merumuskan mekanisme verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang transparan untuk memperluas peran industri lokal dalam proyek fasilitas produksi migas.Strategi Mitigasi Risiko dan Resource Sharing: Membahas skema penggunaan bersama fasilitas pangkalan logistik (supply base) dan kapal operasional antaroperator guna menekan beban biaya sewa di blok-blok migas terpencil.2. Program Pelatihan Intensif dan Uji Kompetensi Sertifikasi Sebanyak 120 peserta terdaftar mengikuti skema sertifikasi kompetensi kerja yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Pengelolaan Rantai Suplai Sektor Migas. Tahapan sertifikasi ini meliputi: Pembekalan Materi Teknis: Pendalaman manajemen kontrak pengadaan, analisis harga perkiraan sendiri (HPS/owner estimate), manajemen persediaan material kritis (spare parts inventory), dan manajemen risiko kepatuhan vendor.Verifikasi Portofolio dan Uji Tertulis: Evaluasi rekam jejak proyek dan pemahaman konseptual peserta oleh tim asesor independen.Uji Wawancara Kompetensi: Asesmen langsung untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah (problem solving) etis dan operasional dalam pengadaan hulu migas.Peserta yang dinyatakan lulus asesmen berhak menyandang sertifikat profesi terakreditasi yang diakui secara nasional. Sertifikasi ini menjadi tolok ukur resmi kelayakan personel dalam memimpin proses pengadaan berskala besar di lingkungan industri migas. Pihak regulator dan pimpinan KKKS yang hadir menyambut baik integrasi antara forum kebijakan dan uji sertifikasi ini. Keberadaan tenaga kerja bersertifikasi dinilai meminimalisasi sengketa kontrak, menekan risiko audit, dan mempercepat eksekusi proyek-proyek hulu migas strategis di seluruh Indonesia.
Baca Selengkapnya
Forum Rantai Suplai Migas APPI Soroti Ketahanan Pasok dan Kolaborasi Antar-KKKS Forum
26 Aug 2026

Forum Rantai Suplai Migas APPI Soroti Ketahanan Pasok dan Kolaborasi Antar-KKKS

JAKARTA – Asosiasi Profesi Pengelolaan Rantai Suplai Migas Indonesia (APPI) menyelenggarakan "Indonesia Upstream Oil & Gas Supply Chain Strategic Forum" di Jakarta. Forum tingkat tinggi ini mempertemukan regulator hulu migas, jajaran pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), asosiasi penyedia jasa logistik perkapalan, serta produsen material teknik dalam negeri untuk merumuskan konsensus bersama dalam memitigasi risiko jalur pasok energi nasional. Forum ini digelar di tengah tekanan rantai pasok global yang belum stabil akibat ketegangan rute pelayaran internasional, kenaikan tarif kargo, dan keterbatasan pasokan komponen teknologi tinggi. Di sisi lain, sektor hulu migas Indonesia dituntut menjaga stabilitas target lifing serta mengejar target ambisius 1 juta barel minyak per hari (bopd) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (bscfd). Ketua APPI membuka agenda forum pleno dengan menegaskan bahwa pendekatan rantai pasok konvensional yang bekerja secara terisolasi antarkontraktor sudah tidak lagi relevan menghadapi disrupsi pasar. "Forum ini bukan sekadar ajang bertukar kabar antar-praktisi, melainkan wadah negosiasi dan sinkronisasi kebijakan. Tanpa keselarasan antara regulasi tender, ketersediaan armada pendukung, dan kesiapan pabrikan lokal, biaya operasi akan terus membengkak dan jadwal pengeboran berisiko molor. Melalui forum ini, APPI mendorong terbentuknya aksi kolektif nyata antar-pelaku industri," tegasnya. Rangkaian forum dibagi ke dalam empat panel diskusi tematik yang melibatkan dialog interaktif antara regulator dan pimpinan industri: Panel 1: Harmonisasi Regulasi Pengadaan dan Fleksibilitas Operasional Sesi ini mengupas sinkronisasi Pedoman Tata Kerja (PTK) pengadaan hulu migas dengan dinamika lapangan. Para panelis menyoroti perlunya percepatan proses persetujuan pengadaan untuk proyek-proyek perbaikan mendesak (emergency work order) tanpa mengurangi akuntabilitas tata kelola dan kepatuhan hukum. Panel 2: Strategic Alliance dan Penggunaan Fasilitas Bersama (Resource Sharing) Diskusi berfokus pada efisiensi belanja operasi melalui kerja sama antarkontraktor di wilayah kerja yang berdekatan. Pembahasan mencakup skema pemanfaatan bersama pangkalan logistik lepas pantai (shore base), kapal tunda (tugboat), serta kapal pasok (anchor handling tug supply) guna menekan biaya sewa aset logistik yang tinggi di kawasan laut dalam dan Indonesia timur. Panel 3: Evaluasi dan Peningkatan Kapasitas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Menghadirkan asosiasi pabrikan baja, pipa, dan katup (valve) nasional, sesi ini memetakan hambatan pasokan bahan baku lokal. Forum menyepakati perlunya kontrak jangka panjang berbasis komitmen pasok agar produsen domestik berani berinvestasi dalam peningkatan kapasitas serta sertifikasi standar mutu internasional (API). Panel 4: Digitalisasi Rantai Pasok dan Transparansi Inventaris Para panelis mempresentasikan urgensi pembangunan basis data inventaris material bersama (shared inventory platform). Melalui sistem ini, KKKS yang mengalami keterlambatan pengiriman material kritis dapat meminjam atau membeli surplus inventaris dari KKKS lain untuk mencegah berhentinya fasilitas produksi. Sesi pleno forum ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman komitmen bersama seluruh perwakilan KKKS dan asosiasi rantai pasok untuk membentuk Gugus Tugas Kolaborasi Logistik Migas. Dokumen resolusi hasil musyawarah forum tersebut dijadwalkan akan diserahkan secara resmi kepada regulator sebagai masukan strategis penyempurnaan pedoman operasional pengadaan migas nasional.
Baca Selengkapnya

Contact Us

Hubungi Sekretariat APPI untuk informasi mengenai Membership, Business Matching, Meeting Request, Training & Certification, maupun layanan organisasi lainnya.

APPI Secretariat

Asosiasi Profesional Pengelola Rantai Supply Migas Indonesia

Office Address

Office 8 Lantai 18 Suite A
SCBD Lot 28, Jakarta Selatan

Telephone

+62 21 5789 1234

WhatsApp

+62 812-3456-7890

Service Hours

Monday - Friday
08.00 - 17.00 WIB

APPI Services

How Can We Help You?

APPI menyediakan berbagai layanan untuk mendukung kolaborasi antara KKKS, Vendor, dan Stakeholder dalam ekosistem industri hulu migas Indonesia.

Membership

Registrasi anggota APPI, kartu anggota, dan administrasi keanggotaan.

Business Matching

Bilateral Business Talks, Meeting Request, dan Vendor Collaboration.

Training

Jadwal Training, Workshop, Webinar, serta Sertifikasi.

Announcement

Informasi terbaru, agenda meeting, event, dan pengumuman resmi APPI.


Peta Lokasi

Kunjungi Sekretariat APPI

Office 8 Lantai 18 Suite A,
SCBD Lot 28, Jakarta Selatan

Telepon+62 21 5789 1234 Emailinfo@appi-migas.id
Jam LayananSenin - Jumat, 08.00 - 17.00 WIB
Buka Petunjuk Arah

OUR HISTORY

Perjalanan APPI dalam membangun kolaborasi dan meningkatkan kualitas pengadaan di industri migas Indonesia.

History APPI

Tentang APPI

Visi:

Visi

Misi:

  1. Misi:

    Misi

Tujuan Strategis APPI

Empat Fokus Utama Organisasi

Arah strategis APPI untuk membangun ekosistem rantai suplai migas yang profesional, terstandar, kolaboratif, dan berdaya saing.

02

Industry Standards

Mendorong penerapan standar, praktik terbaik, dan tata kelola industri yang konsisten.

0 dokumen tersedia
03

Policy Advocacy

Menyuarakan aspirasi anggota dan berkontribusi pada kebijakan rantai suplai yang konstruktif.

0 dokumen tersedia
04

Business Networking

Memperluas jejaring, kemitraan, dan peluang kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

0 dokumen tersedia

GARIS BESAR PROGRAM KERJA APPI 2026 – 2030

Langkah Strategis Pengurus APPI 2026-2030:

SHORT TERM
  • Kerjasama dengan Mitra Strategis antara lain Asosiasi, Lembaga Kajian & Universitas.
  • Pelaksanaan Web-binar, Knowledge Sharing, e-Training, etc.
  • Media Komunikasi APPI antara lain Website.
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas Keanggotaan.
MEDIUM TERM
  • Pengembangan Program Pelatihan, Mentoring, Konsultansi, Teknologi, Riset & Pengembangan pada Kegiatan SCM di Hulu Migas Indonesia.
  • Berperan aktif dalam Mengadvokasi Kebijakan dan mendukung Program-Program Pengelolaan Rantai Suplai di KUH Migas.
LONG TERM
  • Kerjasama Eksklusif dengan Mitra Internasional terkait program Standarisasi Kompetensi Bidang SCM di Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Perjalanan APPI

2015
Pendirian APPI

APPI resmi dibentuk sebagai organisasi yang mendukung pengembangan pengadaan industri.

2018
Program Sertifikasi

Mulai menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bagi anggota.

2022
Business Matching

Menjadi pusat kegiatan Business Matching industri migas nasional.

2026
Transformasi Digital

Mengembangkan platform digital untuk Membership, Event, Meeting Request, dan Sertifikasi.

ANNOUNCEMENT

Informasi resmi mengenai Meeting, Business Matching, Event, Training, dan pengumuman terbaru APPI.

announcements

Upcoming Schedule

Belum ada jadwal mendatang.