Perkuat Ketahanan Energi Nasional, APPI Gelar Workshop Pengelolaan Rantai Suplai Industri Migas
Workshop

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, APPI Gelar Workshop Pengelolaan Rantai Suplai Industri Migas

17 September 2026

JAKARTA – Asosiasi Profesi Pengelolaan Rantai Suplai Migas Indonesia (APPI) menyelenggarakan lokakarya nasional bertajuk "Navigating Volatility: Strategi Transformasi Digital dan Optimalisasi Rantai Suplai Hulu Migas Menuju Target Produksi Nasional" di Jakarta. Kegiatan ini dihadiri ratusan pemangku kepentingan industri minyak dan gas bumi (migas), mulai dari perwakilan regulator, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), penyedia barang dan jasa, hingga akademisi serta praktisi logistik energi.

Lokakarya ini menjadi forum strategis dalam merumuskan langkah taktis menghadapi dinamika global yang memengaruhi jalur pasok material operasional migas. Fluktuasi harga energi, disrupsi geopolitik, serta restrukturisasi logistik global menuntut manajemen rantai suplai (supply chain management) hulu migas untuk bertransformasi menjadi lebih adaptif, efisien, dan transparan.

Ketua APPI dalam pidato pembukanya menegaskan bahwa keberhasilan operasi eksplorasi dan eksploitasi migas sangat bergantung pada ketepatan waktu pengadaan serta keandalan logistik. Terlebih lagi, industri migas nasional tengah berupaya keras merealisasikan target jangka panjang produksi minyak bumi sebesar satu juta barel per hari (bopd) dan gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd).

"Rantai suplai bukan sekadar aktivitas belanja barang dan jasa penunjang, melainkan tulang punggung operasional migas. Keterlambatan distribusi material teknis, seperti pipa selubung atau komponen kompresor, dapat menghentikan aktivitas pengeboran dan melipatgandakan biaya operasi. Melalui workshop ini, APPI mendorong standardisasi kompetensi serta adopsi integrasi rantai suplai terpadu antarpelaku industri," jelasnya.

Workshop berlangsung selama dua hari dengan membedah sejumlah pilar utama pengelolaan rantai pasok modern:

Digitalisasi Pengadaan dan Manajemen Aset Peserta mendiskusikan integrasi sistem pengadaan terpadu, pemanfaatan analitika data untuk prediksi kebutuhan material, serta otomatisasi pergudangan (smart warehousing). Langkah ini terbukti mampu memangkas siklus pengadaan (lead time) secara signifikan dan menekan penumpukan inventaris tak bergerak.
Kepatuhan Regulasi dan Optimalisasi TKDN Sesi ini mengupas implementasi pedoman tata kerja pengelolaan rantai suplai terkini, termasuk upaya memaksimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Penguatan kapasitas produsen dan penyedia jasa domestik menjadi fokus agar ketergantungan pada rantai pasok impor dapat ditekan tanpa mengorbankan standar mutu maupun keselamatan kerja.
Mitigasi Risiko Logistik Lapangan Lepas Pantai dan Terpencil Narasumber memaparkan studi kasus penanganan tantangan transportasi material ke area operasi hulu yang memiliki risiko geografis tinggi, baik di laut dalam (deepwater) maupun wilayah timur Indonesia. Kolaborasi antarkontraktor dalam berbagi fasilitas logistik (resource sharing) diapresiasi sebagai solusi efisiensi anggaran.
Penguatan Standar Kompetensi Profesi APPI menyoroti pentingnya sertifikasi profesi terakreditasi bagi personel pengadaan migas. Standar kompetensi kerja yang jelas dinilai krusial guna memastikan integritas tata kelola serta kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance.
Perwakilan regulator yang hadir turut mengapresiasi inisiatif APPI dalam menyatukan visi para praktisi pengadaan dan logistik. Kerja sama multipihak antara pemerintah, KKKS, dan mitra penyedia jasa dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga iklim investasi migas tetap kompetitif di tengah era transisi energi.

Sebagai tindak lanjut dari lokakarya ini, APPI menyepakati pembentukan kelompok kerja (working group) yang bertugas menyusun buku putih panduan mitigasi risiko rantai pasok migas. Dokumen rekomendasi teknis tersebut nantinya akan diserahkan kepada instansi terkait sebagai masukan kebijakan perbaikan tata kelola logistik energi nasional ke depan.

Kembali ke Berita & Agenda